
Kalau suatu saat aku putuskan untuk berangkat,
mendaki puncak gunung tinggi,
menembus belantara hutan lebat,
atau menelusuri pantai sepi
maka, aku hanya sedang mencoba menemukan sesuatu
yang mampu menghadirkan ingatan kepadamu
dan bisa kujadikan alasan
rindu.
Wednesday, October 10, 2007
Monday, October 08, 2007
Prison Break
Pernah liat Prison Break? Di Indonesia, akhirnya serial ini diputar juga. Coba saja lihat ANTV tiap Jumat jam sembilan malam. Ceritanya seru (saya ingin tahu proses penggarapan skenarionya, ada yang tahu?), dan di negara asalnya, serial ini sudah ditayangkan beberapa musim.
Nah, yang sedang diputar di ANTV ini merupakan musim tayang pertama. Ini, tentu saja, sangat memanjakan penonton Indonesia yang sudah lama tidak disuguhi film serial bermutu. Tahun 2004 (atau 2003?) yang lalu, memang SCTV sempat memutar serial 24. Namun hanya musim pertamanya saja. Setelah itu, televisi siaran nasional di Indonesia lebih memilh memutar film-film non-serial, atau malah sinetron!
Nah, yang sedang diputar di ANTV ini merupakan musim tayang pertama. Ini, tentu saja, sangat memanjakan penonton Indonesia yang sudah lama tidak disuguhi film serial bermutu. Tahun 2004 (atau 2003?) yang lalu, memang SCTV sempat memutar serial 24. Namun hanya musim pertamanya saja. Setelah itu, televisi siaran nasional di Indonesia lebih memilh memutar film-film non-serial, atau malah sinetron!
Thursday, October 04, 2007
Buka Bareng Di Kantor
Hari ini big boss ngajak buka puasa bersama. Sebenarnya itu keinginan isteri beliau: mengajak beberapa karyawan makan-makan sebagai wujud kepedulian terhadap bawahan.
Saya sih, senang-senang aja. Masalahnya cuma satu: acaranya di rumah big bos (bukan di resto atau kafe mana, gitu) dan akan dihadiri kelompok pengajian ibu-ibu milik isteri big bos. Acaranya juga akan berlanjut hingga taraweh dan ceramah Ramadhan. Saya juga diminta mengajak isteri saya. Begitu juga karyawan lainnya, diminta untuk mengajak isteri/suami mereka.
Sebenarnya mau aja ikutan acara kayak gini. Tapi, rumah boss itu jauh dari rumah saya di Serpong. Setiap hari aja, saya ke kantor pake KRL praktis dan nggak capek). Nah, jadwal KRL sejak beberapa lalu mengalami perubahan. Dahulu, ke Serpong dari stasiun Manggarai, jam delapan malem juga masih ada. Tapi saat ini, jadwal terakhir KRL ke Serpong dari Manggarai itu pukul 18.17.
Artinya, kalau ikut acara buka bareng sampe taraweh yang saya perkirakaan hingga setengah sembilan malam, maka saya nggak akan bisa pulang naik KRL dari Manggarai. Alternatifnya, harus ke Tn. Abang (bukan Tuan Abang, tapi Tanah Abang). Padahal, jadwal KRL terakhir dari Tn. Abang menuju Serpong adalah pukul 20.15. Nah lho...
Saya udah pernah coba, dari kantor ke stasiun Tanah Abang menggunakan ojek, paling cepat membutuhkan waktu 30 menit!!! Maka, paling telat, saya harus sudah ada di atas jok ojek pukul 19.45. Nggak bisa ditawar-tawar lagi. Itu pun sudah campur lari sehat di tangga stasiun Tn. Abang.
Wah, kok ribet, ya. Saya mau coba aja untuk tidak ikut acara buka bareng ini.
Soal makanan enak, di rumah juga enak, kok. Apalagi makannya berdua sama isteri tercinta... Huehehe...
Saya sih, senang-senang aja. Masalahnya cuma satu: acaranya di rumah big bos (bukan di resto atau kafe mana, gitu) dan akan dihadiri kelompok pengajian ibu-ibu milik isteri big bos. Acaranya juga akan berlanjut hingga taraweh dan ceramah Ramadhan. Saya juga diminta mengajak isteri saya. Begitu juga karyawan lainnya, diminta untuk mengajak isteri/suami mereka.
Sebenarnya mau aja ikutan acara kayak gini. Tapi, rumah boss itu jauh dari rumah saya di Serpong. Setiap hari aja, saya ke kantor pake KRL praktis dan nggak capek). Nah, jadwal KRL sejak beberapa lalu mengalami perubahan. Dahulu, ke Serpong dari stasiun Manggarai, jam delapan malem juga masih ada. Tapi saat ini, jadwal terakhir KRL ke Serpong dari Manggarai itu pukul 18.17.
Artinya, kalau ikut acara buka bareng sampe taraweh yang saya perkirakaan hingga setengah sembilan malam, maka saya nggak akan bisa pulang naik KRL dari Manggarai. Alternatifnya, harus ke Tn. Abang (bukan Tuan Abang, tapi Tanah Abang). Padahal, jadwal KRL terakhir dari Tn. Abang menuju Serpong adalah pukul 20.15. Nah lho...
Saya udah pernah coba, dari kantor ke stasiun Tanah Abang menggunakan ojek, paling cepat membutuhkan waktu 30 menit!!! Maka, paling telat, saya harus sudah ada di atas jok ojek pukul 19.45. Nggak bisa ditawar-tawar lagi. Itu pun sudah campur lari sehat di tangga stasiun Tn. Abang.
Wah, kok ribet, ya. Saya mau coba aja untuk tidak ikut acara buka bareng ini.
Soal makanan enak, di rumah juga enak, kok. Apalagi makannya berdua sama isteri tercinta... Huehehe...
Subscribe to:
Posts (Atom)