Wednesday, April 22, 2009

Kalau Marah

Sebagaimana manusia lainnya, saya juga pernah marah. Tidak ada manusia yang tidak pernah marah. Semua pasti pernah marah. Tidak berarti saya ini pemarah, lho. Lagipula, marah juga diperlukan, asalkan ada alasan yang benar dan sesuai.

Persoalannya, kadang ada yang marahnya berlebihan dan tidak proporsional lagi. Hanya karena satu masalah, marahnya merembet hingga ke masalah-masalah lain.

Nah, supaya marahnya nggak kebablasan, ada berbagai cara yang bisa dipakai. Sebelum menumpahkan kemarahan bisa melakukan hal-hal sebagai berikut:

Kalau sedang berjalan, cobalah untuk berhenti
Kalau sedang berdiri, cobalah untuk duduk
Menarik napas beberapa kali
Menghitung dari 1 - 100, kalau perlu sampai 1.000
Cuci muka (untuk yang muslim, ambil air wudlu. kemarahan itu iblis, dan iblis itu terbuat dari api. maka usirlah marah denagn air wudlu)
Mennyetel musik kesukaan
Mengingat saat-saat kita sendiri melakukan kesalahan.
Hmmm.... mungkin ada cara-cara lain yang bisa dipakai. Kalau ada, boleh sharing di sini ;) .

Pada kenyataannya, sangat sulit mengendalikan kemarahan. Jangankan untuk cuci muka atau mendengarkan musik kesukaan, untuk menarik napas panjang saja sulit. Iya nggak? Tapi tidak ada salahnya untuk dicoba.

2 comments:

Uci said...

wudhu ampuh banget kayaknya buatku. hehehehe
tips lain nyemil-nyemil makanan enak misal coklat dan eskrim... hohohoho

titis agunging tyas (ties) said...

i am in training of this! terrible!