Monday, August 20, 2007

Gerhana Bulan 28 Agustus 2007

Dari situsnya NASA, dapat berita tentang gerhana bulan tanggal 28 Agustus nanti. Gerhana bulan selalu terjadi saat purnama. Penyebabnya? Yah, seperti juga gerhana matahari, kita semua sudah tahu penyebabnya. Yaitu karena Batara Kala, raksasa yang katanya menguasai waktu, sedang iseng dan pingin ngemil. Karena mulutnya besar, maka ia mencaplok matahari atau bulan. Makanya untuk sesaat, matahari atau bulan akan lenyap atau berubah warna saat gerhana terjadi. Untungnya, karena dia cuma iseng aja, sehingga matahari dan bulan itu dilepeh lagi dan tampil normal seperti biasa.

gambar diambil dari http:whyfiles.org

Nah, gerhana bulan tanggal 28 nanti, terjadinya di wilayah pasifik. Indonesia kebagian cuma sebentar. Tapi meski cuma kebagian sisa gerhana, kita di bagian Barat Indonesia ini masih bisa kok mengamati sisa-sisanya. Memang hanya beberapa saat saja, yaitu ketika matahari terbenam dan purnama terbit. Saat itu kita akan melihat warna bulan purnama yang nggak keperakan seperti biasanya. Mungkin akan kemerah-merahan. Pasti karena spektrum warna itulah yang lolos dari pembiasan yang dilakukan atmosfer bumi dan jatuh di permukaan bulan. Makanya bulan akan berwana kemerahan. *sok tau neh*

Di tahun ini, sebenarnya sudah dua kali terjadi gerhana bulan di Indonesia. Salah satunya pada bulan Maret yang lalu (saat itu Jakarta mendung, saya nggak bisa liat bulan purnama). Berbeda dengan gerhana matahari, gerhana bulan memang lebih sering terjadi. Tapi, gerhana bulan memang tak disambut seheboh sambtan terhadap gerhana matahari. Sebab memang kejadiannya kadang nggak terlalu mencolok. Bahkan kadang bulan tetap kelihatan, hanya warnanya saja yang berubah abu-abu. Jarang yang benar-benar hilang. Kalaupun hilang, garis bayangan bumi yang jatuh di permukaan bulan bukanlah garis yang tegas, melainkan garis samar-samar saja. Makanya ga terlalu mencolok.

Nah, kalau mau lihat, ya tanggal 28 Agustus nanti. Saat matahari terbenam, lihat deh ke langit Timur, dan amati warna bulan. Pasti warnanya tidak putih perak seperti biasa. Kejadiannya hanya sebentar. Sekitar setengah delapan malam, bulan sudah akan terlihat normal kembali. Batara Kala sudah nggak iseng lagi. Situs JAC memberi ancer-ancer waktu sbb:

Tahapan Gerhana Bulan Total (GBT)
28 Agustus 2007
.
Penumbra Mulai (P1) = 14:54 WIB (tidak tampak)
Umbra Mulai (U1) = 15:51 WIB (tidak tampak)
Total Mulai (T1) = 16:52 WIB (tidak tampak)
Bulan Terbit (Moonrise) = 17:36 WIB
Puncak Gerhana = 17:37 WIB
Total Berakhir (T2) = 18:22 WIB
Umbra Berakhir (U2) = 19:24 WIB
Penumbra Berakhir (P2) = 20:21 WIB
( Sumber : Software Starrynight )

Ini perhitungan manusia, 'kan? Bisa aja salah dan gerhana matahari/bulan selama-lamanya. *halah* Tapi kalau memang begitu, maka mudah-mudahan Batara Kala penguasa waktu itu segera menyadari kekeliruannya dan membiarkan matahari bersinar cerah agar hari-hari ceria kembali. Horeee....

Tapi ada juga yang saya kasih tahu, malah ngeledek, "Kulihat bulan di wajahmu." Sialan, emangnya wajah saya jerawatan?

9 comments:

CempLuk said...

gerhana bulan spt nya luput dari penglihatan saya mas..ehehe

NiLA Obsidian said...

17:37...berarti ga keliatan dong?

Vie said...

Matahari dan bulannya dilepeh lagi ma Batara Kala karena gak enak, kurang garam.

amethys said...

he he he ntar aku bilang batara kala supaya ngelepehnya pelan2....jadi biar gelap2 an agak lama biar artja dan istri menikmati gelap2an...
"diwajahmu kulihat bulan???"...nyambung rak?

lita uditomo said...

ooo...gitu toh ceritanya...

mudah2an cemilannya beneran ngga enak jadi dilepeh lagi ya..:D

minggu depan ya...

Hannie said...

hahaha... emang yah sekarang orang ogah mukanya dibilang kek bulan, kalo duluuuuuu sekali mungkin malah berbunga2. hihihiii

btw tanggal 28 toh, wah padahal aku kira tanggal 24 *pikun.co.id*

satyo said...

wah keren tuh kalo beneran,, sapa tau bisa ketemu Batara Kala lagi ngunyah hehehe met kenal mas...

mel@ said...

mau aku reminder ahhh... biar bisa ngeliat... hehehe....

Fatah said...

Kalo gernaha Bulan itu ada Sholat Gerhananya ngga ya ? Atau memang Gerhana Bulan & Gerhana Matahari ke-dua-duanya ada sholat gerhananya ya ??